Tuesday, 24 March 2015

Inilah Alasan Kenapa Koruptor Wajib Dihukum MATI



Irjen Djoko SusiloKasus yang menimpa bekas kepala korps lalu lintas Polri ini banyak dikutip setelah calon Kapolri Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka. Serupa dengan Gunawan, Djoko Susilo yang terjerembab lantaran kasus korupsi dalam proyek simulator ujian surat izin mengemudi itu sempat melawan KPK yang kemudian memicu perang Cicak versus Buaya jilid pertama. Namun begitu, Irjen Djoko Susilo dijebloskan ke penjara selama 18 tahun oleh Tipikor.


Luthfi Hassan IshaaqLuthfi Hasan Ishaaq dijemput dan ditahan KPK pada tanggal Januari 2013 dengan dugaan menerima hadiah atau janji terkait dengan pengurusan kuota impor daging pada Kementerian Pertanian. Pria yang saat ditangkap menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini divonis 16 tahun penjara.

Rudi RubiandiniPenangkapan Rudi dianggap sebagai sebuah pukulan, mengingat mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Migas ini dikenal sebagai pribadi yang bersih dan jujur. Nyatanya Rudi menerima suap dari Kernel Oil senilai US$ 400 ribu. Ketua KPK Abraham Samad mengecam Rudi sebagai figur yang serakah, karena menerima suap kendati mengantongi gaji tinggi sebagai pejabat SKK Migas.


Ratu Atut ChosiyahRatu asal Banten ini sedang menancapkan kekuasaannya yang menggurita di provinsi Banten ketika KPK mengubah statusnya menjadi tersangka. Sang gubernur terjungkal kasus pengadaan alat kesehatan dan dugaan suap terkait penanganan sengketa pilkada Lebak, Banten. Politisi muda Golkar ini dovinis empat tahun penjara.


sebenarnya masih banyak lagi nama-nama yang belum di sebutin dengan kasus mereka, kenapa setiap tahun ada aja nama-nama baru yang terus bermunculan karena kasus korupsi, siapa yang harus di salahkan atas semua ini apakah hukum di indonesia yang terlalu ringan sehingga banyak koruptor baru karna menganggap kalo korupsi terus di hukum toh hukumannya cuma sebentar dan di penjarapun enak kasur empuk, bisa jalan-jalan dengan uang hasil korupsi mereka. 

Hukuman tegas bagi koruptor sangatlah penting untuk memberikan Efek jera.  Dalam catatan Indonesia Corruption Watch (ICW) pada awal tahun ini, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta saja, dari 240 terdakwa yang diadili sejak 2005 hingga 2009, vonis yang dijatuhkan ringan, yaitu rata-rata hanya 3 tahun 6 bulan, tapi kenapa malah kasus kasus kecil selain korupsi malah dihukum lama seperti yang baru baru ini terjadi petugas kebersian di penjara hanya karna memungut meja yang rusak di sudut mol, nampaknya keadilan di indonesia perlu di pertanyakan.
Bandingkan saja dengan negara-negara lain yang serius menanggapi kasus korupsi,



Hukuman Mati untuk Koruptor di CHINA DITEMBAK MATI di depan Umum

Hukuman mati untuk Koruptor di China membuktikan jika dengan penegakan hukuman mati tersebut jumlah koruptor berkurang drastis.

Di China dilakukan pemutihan semua koruptor yang melakukan korupsi sebelum tahun 1998. Semua pejabat yang korupsi dianggap bersih, tetapi begitu ada korupsi sehari sesudah pemutihan, pejabat itu langsung dijatuhi hukuman mati. Hingga Oktober 2007, sebanyak 4.800 pejabat di China dijatuhi hukuman mati.

Di Amerika Koruptor dihukum Mati dengan 100 Tembakan

Amerika saja sebagai negara yang dikenal sebagai negara menghargai Hak Asasi Manusia (HAM) tetap memberikan hukuman mati untuk koruptor. Hal tersebut dilakukan karena mereka sadar bahwa melindungi HAM warga negaranya yang menjadi korban pelaku koruptor JAUH LEBIH PENTING daripada harus menghargai HAM untuk para KORUPTOR.

Hukuman Mati untuk Koruptor di Arab Saudi DIPENGGAL


Jika di Arab Saudi sudah jelas hukumnya karena hukum disana memang sudah diberlakukan untuk mereka yang mencuri maka hukumanya dipotong tanganya. Tapi khusus untuk Koruptor, bukan tangan yang dipotong akan tetapi Leher dari koruptorlah yang akan dipotong.

Hukuman Mati untuk Koruptor di Malaysia DIGANTUNG


Di negara tetangga kita Malaysia, mereka juga sudah lebih dulu tegas berani menghukum mati dengan hukuman gantung untuk koruptor. Hal tersebut juga menjadikan pelaku korupsi di Malaysia semakin berkurang jika dibandingkan dengan Indonesia.



sebenernya masih ada negara lain yang menerapkan hukuman mati bagi korupsi seperti inggris. 
Sebenarnya di indonesiapun ada undang undang yang mengharuskan hukuman mati pada UU No 31/1999, yang diperbarui dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tapi sampai saat ini pemerintah tidak berani memberlakukan hukuman mati di indonesia. Kalau tidak di berlakukan hukuman mati karna alasan HAM, apakah membiarkan rakyat sengsara karna hak mereka di rebut oleh koruptor itu tindakan perlindungan HAM. 
Mungkin karna KPKnya juga ikut makan duit koruptor jadi takut memberlakukan hukuman mati.
Pandahal dampak korupsi itu sangat luar biasa kususnya bagi rakya dan negara.

Dampak Bagi Rakyat

7,24 Juta orang Indonesia PengangguranTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) angka pengangguran hingga saat ini sebesar 7,39 juta orang dari total angkatan bekerja 118,19 juta orang. Sedangkan orang yang bekerja mencapai 110,80 juta orang.
anda saja duitnya tidak di kurup pasti sudah buat modal usaha orang-orang yang mau usaha tapi tidak punya modal pasti pengangguran menurun.


Kesejahteraan Guru Paud Memperhatikan JAKARTA (SK) – Kesejahteraan guru pendidikan anak usia dini (PAUD) masih memprihatinkan. Hanya sedikit dari mereka yang mendapat gaji yang layak, yakni bekisar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan.
andai saja duitnya tidak di korup pasti para pahlawan pencetak generasi hebat ini hidup sejahtera.


Fasilitas Umum RusakWARTA KOTA, JAGAKARSA - Dalam proses pembangunan Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Situ Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2015), masih banyak fasilitas umum yang rusak dan tidak terawat. Hal ini dikarenakan belum turunnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2015.
Pasti yang ngelola APBDnya korupsi tuh...

Dampak Bagi negara 




Dampak korupsi itu sangatlah besar dan sangat merugikan banyak orang. Dampak dari korupsi langsung dirasakan oleh pembangunan bangsa. Dampak korupsi di dunia politik akan mempersulit berkembangnya demokrasi dan terselenggaranya tata pemerintahan yang baik dan bersih. Dampak korupsi pada sektor hukum akan menghambat ketertiban dan penegakan hukum. Akibat korupsi, pembangunan ekonomi negara jadi semakin sulit dan berantakan. Korupsi juga membuat kesenjangan sosial ekonomi antara si kaya dan si miskin semakin lebar. Selain itu masih banyak lagi dampak korupsi bagi negara yang sangat merugikan.
Pada sebuah kesempatan, para pakar ekonomi dunia berpendapat bahwa salah satu faktor keterbelakangan bangsa Asia tidak dapat maju adalah karena budaya korupsi yang sudah mendarah daging di kalangan pejabat dan petinggi negara. Hal ini mengakibatkan para investor yang telah menanam sahamnya di negara korup tersebut beramai-ramai pergi dan mencabut semua investasinya. Menurut survei, ada 13 negara yang terkorup yaitu Azerbaijan, Bangladesh, Bolivia, Kamerun, Indonesia, Irak, Kenya, Nigeria, Pakistan, Rusia, Tanzania, Uganda dan Ukraina.
Dampak negatif korupsi juga tidak berhenti sampai disini. Anak keturunan bangsa Indonesia adalah calon korban berikutnya yang harus siap menerima keadaan yang suram akibat ulah orang tuanya yang gemar korupsi.

Baca Juga ( Cara Membuat Wanita Jatuh Cinta itu GAMPANG ) 



Artikel Terkait

Inilah Alasan Kenapa Koruptor Wajib Dihukum MATI
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email