Saturday, 6 February 2016

4 Adegan Lawak yang Sudah Tidak Lucu Lagi

Jenuh yang kadang melintasi kehidupan, pada saat itulah kita membutuhkan hiburan. Salah satu hiburan yang instan adalah melihat acara lawak di TV. Ya acara tv di indonesia memang didominasi acara lawak/komedi, di setiap channel tv pasti ada aja acara lawak, ada yang garing,ada juga yang lucu dan ada juga acara lawak yang tidak jelas alur ceritanya.


Tingkah para komedian di acara komedi memang ada-ada saja, adegan dan lelucon yang mampu membuat ketawa penonton beneran (bukan alay) biasanya adalah adegan yang sebelumnya belum pernah terlintas di pikiran penonton. Namun sayangnya ada sebagian komedian yang mengulang-ulang adegan lucu atau meniru dari komdian lain, sehingga lama-lama penonton bosan melihatnya, bukannya lucu malahan terkesan garing.

berikut saya buat daftar adegan lawak yang sudah tidak lucu lagi, daftar yang saya dapatkan, buka hanya pendapat saya pribadi, tapi teman-teman saya, keluarga saya dan dari hasil riset saya (google)  sepakat bahwa adegan lawak berikut ini sudah tidak lucu lagi.



Terpleset


tidak ada badai, tidak ada petir dan tidak ada sunami, seorang komedian naik ke panggung dengan melambaikan tangan dadah-dadah, tiba-tiba terpleset...Serentak penonton alay di bawah panggung tepok tangan dengan ketawa terpaksanya dan saya yang melihat di depan TV itu cuma diam diiringi suara jangkrik. Adegan terpleset ini lucunya dimana? dari saya kecil sampai sekarang, tidak ada bedanya, terpleset jatuh. Harus ditambah variasi apa kek, jatuh terpleset terus makan beling apa minum sianida, maksud saya biar ada bedanya lho.

Menghina


Adegan ini sudah sangat umum di setiap acara komedi di TV. Biasanya salah seorang dari grup komedi itu ada yang buat dihina-hina atau komedian yang salah melakukan hal tertentu. Ya kalo hinaannya kreatif mungkin bisa membuat penonton beneran ketawa, tapi sayangnya kebanyakan hinaan yang dilontarkan sudah umum digunakan seperti "ahhh sandal jepit", Dasar ikan julung" "rantang penjara" dan hinaan garing lainnya. Seharusnya para komedia sudah mempersiapkan hinaan yang kreatif lebih dahulu sebelum pentas di panggung komedi.

kata plesetan


Awalnya trik komedi ini memang membuat saya ketawa, apalagi kalo dibawakan oleh sule cs di acara OVJ (awal-awal muncul), misalnya kata bola di plesetkan menjadi kata biola dengan melakukan gerakan tertentu lalu teman lawaknya suruh menebak-nebak. Karena menusia dibekali ingatan oleh tuhan untuk mengingat setiap kejadian yang terjadi, Lama-lama saya sudah bisa menebak-nebak apa yang terjadi selanjutnya dan sudah tahu akhirnya, ya sudah gak lucu lagi. Lagi-lagi suara jangkrik yang mucul.

Bawahan nyuruh atasan


Adegan ini biasanya di bawakan pembantu yang pinter mengakali majikannya. Contoh, pembantu yang sedang bersih-bersih dengan kemoceng, tidak beres melakukannya, lalu di tegor oleh majikannya, karena pembantunya salah terus, maka majikannya memberikan contoh bersih-bersih yang benar dengan kemoceng, dan pembantunya gantian yang nyuruh-nyuruh. Kalo adik saya yang kecil dan belum tahu yang lucu dan tidak, asal penonton alay ketawa, adik saya pasti ngikut ketawa. Tapi saya bukan anak kecil lagi,melihat adegan lawak seperti itu paling cuma diam ditemani suara jangkrik dan teman-temannya.


Menjadi seorang komedian yang paling penting adalah kreatifitas yang harus tetap jalan dan dikembangkan terus, selalu mencari sesuatu yang baru dan belum pernah terlinatas di pikirang orang-orang. Komedian jangan hanya bermodal wajah jelek saja.

Acara komedian yang kreatif dan menampilkan sesuatu yang baru saat ini adalah stand up commedy. Orang-orang yang menjadi comika harus di tuntut mempunya kreatifitas dan menampilkannya sendirian. Menurut saya ini sesuatu yang baru di bidang komedi.

okelah itu saja yang bisa saya bahas tentang "adegan lawak yang sudah tidak lucu lagi" semoga bisa menjadi renungan untuk para komedia agar lebih kreatif dari sebelumnya. Thanks

baca juga penyebab cowok susah dapat pacar



Artikel Terkait

4 Adegan Lawak yang Sudah Tidak Lucu Lagi
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email