Tuesday, 9 February 2016

7 Produk Indonesia yang dikira Produk Luar Negeri

7 Produk Indonesia yang dikira Produk Luar Negeri

Indonesia sebagai negara berkembang, banyak sekali masalah didalamnya,dimulai dari korupsi, pengangguran, kemiskinan, belum lagi banjir dan permasalahan macet di jakarta. Masalah yang banyak di negara ini membuat masyarakatnya memandang sebelah mata negaranya sendiri.

Dibalik itu semua, tahukah kamu, bahwa indonesia juga mempunyai prodak asli buatan indonesia yang membanggakan dan mendunia, bahkan diakui masyarakat dunia. Disinilah nasionalisme kita diuji untuk mencintai produk asli indonesia. Kita juga bisa ikut andil untuk membesarkan produk-produk asli indonesia agar berjaya di kancah dunia dengan cara mencintai produk asli dalam negeri.

Bahkan karena kualitas produknya yang oke abis, membuat kebanyakan orang mengira produk-produk yang mereka pakai sehari-hari adalah buatan luar negeri. Mungkin karena masyarakat indonesia sudah sangat tidak percaya lagi dengan kualitas produk indonesia. :D

Apa saja produk-produk yang mencetar membahana di dunia tersebut, mari kita simak selengkapnya.


Polygon


Mendengar brand polygon pasti yang ada di pikiran kalian sudah langsung terbesit kendaraan ramah lingkungan yaitu sepeda. Saking tenarnya sepeda ini di indonesia, malah orang-orang penikmat sepeda ini mengira polygon adalah buatan luar negeri atau produk impor.

Adalah PT Insera Sena yang terletak di budaran, sidoarjo, jawa timur, Dibawah naungan PT Insera Sena produk sepeda dengan brand Polygon di produksi dan terkenal di dalam negeri dan luar negeri sampai sekarang. Tidak banyak yang tahu memang, sebab brand Polygon ini berjuang dari brand yang kecil dan tidak banyak yang tahu sebelumnya.

Produk buatan anak bangsa kini sudah bisa dinikmati di berbagai belahan dunia, Setidaknya sampai saat ini telah diexpor ke 30 Negara di dunia, untuk benua Asia sepeda polygon telah di expor ke Singapura, Malaysia, Korea dan Jepang. Untuk Eropa telah di pakai di Rusia, Prancis, Jerman, Australia, Swiss, Yunani, Denmark, Inggris, Spanyol, Swedia, Finlandia, Norwegia, Rusia sampai Polandia. Selanjutnya di Benua Amerika antara lain AS, Kanada, Costa Rica dan Argentina. Sedangkan di Afrika, sepeda Polygon dikirim ke Mauritius dan Afrika Selatan. Sepeda kelahiran Sidoarjo juga dipasarkan di Australia, Selandia Baru dan kepulauan Fiji.

Polytron


Orang indonesia pasti sudah sangat familiar dengan Polytron, Dalam aktifitas sehari-hari Polytron memang banyak mengambil peran sebagai hiburan dan pembantu aktifitas rumah tangga. Produk Polytron sebagian besar peroduk elektronik untuk keperluan rumah sehari-hari seperti Televisi, Pendingin ruangan, lemari es, mesin cuci dan berbagai produk lainnya.

Lagi-lagi dengan namanya yang besar membuat orang indonesia mengira Polytron  dengan selogannya "memang canggih" buatan luar negeri. Padahal merek besar ini adalah karya anak bangsa yang di produksi di semarang dan kudus. Ketenaran namanya ini sudah sampai internasional seperti Eropa dan Timur tengah.

Polytron pada awalnya merupakan anak perusahaan PT Djarum selaku perusahaan rokok, Namun memisahkan diri menjadi perusahaan yang mandiri. Kini Polytron dibawah naungan PT Hartono Istana Teknologi, yang merupakan perusahaan milik Robert Budi Hartono.

CFC


CFC (california fried chicken) memasuki pasar dengan sangat unik, Walaupun namanya sperti perusahahan waralaba dari luar dengan nama california yang merupakan salah satu negara bagia di Amerika sono. Tapi perlu kamu ketahui perusahaan milik PT Pioneerindo Gourmet Tbk ini tidak ada sangkut pautnya dan keterkaitan dengan luar negeri, Asli indonesia. Seharusnya kita bangga dengan hal ini.

Budi Hamidjaja selaku presiden direktur PT Pioneerindo Gourmet Tbk, sebenarnya nama CFC hanyalah strategi manajemen kejelian memilih nama. Seperti yang kita ketahui anak muda jaman sekarang lebih menggandrungi makanan, produk dan budaya hasil westernisasi.

Berkat nama yang bagus tersebut, nyatanya efektif menembus pasar dan selanjutnya banyak cerita menarik tentang keberhasilan CFC. Hingga berumur 18 tahun saja di tahun 2001, CFC sudah memiliki 120 gerai yang tersebar di berbagai kota di indonesia. Diantaranya 7 gerai sapo oriental dan empat puluh enam gerai cal donat di mal-mal jakarta.

Hoka Hoka Bento


Hoka Hoka Bento yang sekilas orang mendengarnya seperti waralaba dari negeri matahari terbit jepang, Namun siapa sangka, bahwa restoran siap saji tersebut adalah milik anak bangsa yaitu Hendra sebagai pemilik PT Eka Bogainti.

Pada tahun 1985 Hendra tertarik mengembangkan resto cepat saji ala jepang dengan alasan konsep seperti itu belum ada di indonesia. Hendra pun pergi ke jepang untuk studi banding dan meminta izin merek dan technical assistance Hoka-Hoka bento di indonesia. Sekarang Eka Bogainti sudah memiliki hak cipta atas merek Hoka Hoka Bento, sementara itu usaha yang sama dengan merek serupa di jepang sudah tidak ada lagi.

Kini Hoka Hoka Bento sudah memiliki 99 gerai dengan omset 13,85 milyar pertahun, sangat luar biasa yaa. Lagi-lagi kita harus bangga dengan produk asli indonesai, jangan terlalu sekeptis terhadap indonesia.

Sepatu Tomkins


Siapa si anak muda zaman sekarang yang tidak tahu Tomkins, ya brand sepatu terkenal ini sedang tenar-tenarnya sekarang. Tidak sedikit orang yang mengira bahwa tomkins adalah brand sepatu produk luar negeri, Apakah kamu tahu? Tomkins adalah brand lokal yang seratus persen buatan indonesia. Ya sepatu ini benar-benar buatan indonesia lho bro n sist. Saya juga tadinya ngira ini produk dari luar negeri, kualitasnya yang mantap dan harganya yang murah, suatu alasan yang membuat saya ngira buatan luar negeri. Biasanyakan kalo produk lokal tu kalo kualitasnya bagus pasti harganya selangit..Saya aja kemarin lihat-lihat batik di jogja harganya jutaan, emangsi kualitasnya bagus tapi harganya selangit, malah curhat,hehe

Tomkins di produks di dibawah naungan PT Primarindo Asia Infrastructure yang berkonsentrasi pada alas kaki tertutup. PT ini berdiri sejak tahun 1996, saya baru berumur 1 tahun, ehhh :D , pada saat itu PT tersebut melayani bermacam-macam sepatu dari luar negeri, seperti puma, Fila, Rebook dan brand popular yang lain.

Barulah pada tahun 2000 tu PT lebih berkonsentrasi pada pasar lokal dan memproduksi brand tersendiri yang dinamakan Tomkins, Tomkins ya bro n sest bukan tomket :D. Walaupun produk lokal ni sepatu dijamin deh kualitasnya internasional, kan mereka sebelumnya sudah berpengalaman memproduksi sepatu dari brand ternama.

LEA


Kalian jangan tertipu dengan nama dan gambar di logonya yaa. Walaupun nama dan logonya berbau Amerika, Tapi sebenarnya LEA ini produk indonesia lhoo. Kalo bicara tentang kualitas dan model tidak usah dibicarakan lagi sudah pasti bagus. Brand ini adalah produk dengan kualitas ekspor, jadi kualitas jeans merek ini, sudah pasti bagus di banding yang lain dan berjejer sejajar dengan produk luar negeri.

PT Sritrex 


Saya sangat bangga dengan indonesia, lebih-lebih mendengar berita yang satu ini. Kalian juga patut bangga dengan prestasi yang di capai sosok hebat Bapak Haji Muhammad Lukminto (HM) pendiri PT Sri Rejeki Isman atau nama kerennya PT Sritex  di tahun 1966 silam, asal kalian tahu saja, sebanyak 30 negara menjalin kerjasama untuk memprodusi seragam militer dengan PT Sritex. Dari 30 negara yang bekerja sama, 7 diantaranya dari belahan bumi Eropa dan bisa dibilang seragam militer di Eropa memiliki kebutuhan khusus dan paling sulit didunia, bisa dibilang seragam PT Sritex bisa di sejajarkan dengan seragam milik NATO . hebat bukan,Tepuk tangan dong... kemudian 40 negara lainnya menjalin kerjasama dalam bidang fashion, seperti benang,model pakean, kain dan produk fashion lainnya.

Kini perusahaan Bapak HM sudah sebesar 150 hektar dan memiliki 18.000 kariawan. Sebenarnya yang membuat saya kagum dengan Bapak HM ini bukanlah segudang prestasinya didunia fashion, tapi kerja keras Bapak HM dan proses yang dilalui Bapak HM hingga begitu suksesnya. Asal kalian tahu yaa... Bapak HM ini dulunya jualan pakaian kecil-kecilan  di pasar klewer, Solo, Jawa Tengah. WOW.


Itulah 7 Produk Indonesia yang dikira produk luar negeri. Dengan membaca artikel diatas semoga NASIONALISME kalian bertambah, kalau yang sebelumnya benci dengan peroduk indonesia, yaa paling tidak berkurang rasa bencinya :D.

Sesungguhnya peran kita untuk mencintai produk dalam negeri itu, akan berdampak sangat besar bagi pertumbuhan usaha-usahawan asli indonesia. Dengan mencintai produk dalam negeri dan tentu saja membelinya :D, mereka para usahawan dan usahawati akan lebih bersemangat memproduksi produk-produk yang lebi bagus lagi dari sebelumnya dan bersemangat menciptakan inovasi baru.

Untuk kalian semua bro n sest yang cinta indonesia, ayooo share artikel ini, untuk menambah rasa nasionalisme kita terhadap bangsa yang telah menjadi tumpah darah kita yaitu INDONESIA,,,I LOVE INDONESIA

baca juga 7 fakta unik jepang



Artikel Terkait

7 Produk Indonesia yang dikira Produk Luar Negeri
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email