Monday, 15 February 2016

Kisah Nyata yang Unik, Buah Mangga yang Suci dan di Puja-Puja


Pada suatu hari di tahun 1968, di tengah Revolusi Kebudayaan,Sebanyak 3.000 buruh dikerahkan ke Qinghua University di Beijing. Kaum pekerja tidak membawa apapun, kecuali Buku Merah Mao Zedong --  The Little Red Book, yang berisi kutipan naskah-naskah pidato dari sang pemimpin.

Sesampainya di tempat yang dituju, para buruh menjadi target sasaran serangan balik. Mahasiswa lalu menyerang mereka dengan tombak dan cairan kimia berbahaya. Akibat dari serangan tersebut 5 orang tewas, lebih dari 70 lainnya luka-luka. Namun, pada akhirnya kemenangan dimenangkan pada pihak penyerang.

Sebagai ungkapan rasa terima kasih, Ketua Mao memberikan penghargaan pada para buruh. Imbalan itu berupa 40 buah mangga -- yang sebelumnya dihadiahkan untuk Menteri Luar Negeri Pakistan untuk  pemimpin Tiongkok.

Pada saat itu, di bagian utara negara China, belum banyak orang tahu soal buah mangga. Buah kekuningan -- yang warnanya dianggap menyerupai emas -- tersebut membuat rasa kagum sekaligus penasaran.

"Jadi, para buruh menjaga semalaman memandangi mangga itu, menghirup aromanya, mengelusnya, bertanya-tanya apa gerangan buah ajaib itu," kata sejarawan Freda Murck, seperti dikutip dari BBC, Jumat (12/2/2016).

Mereka merasa begitu terhormat mendapat hadiah dari seorang pemimpin yang dipuja. "Sebagian orang di Beijing berkata kepada saya, mereka menganggap Mao akhirnya turun tangan untuk mengatasi kekacoan dan kekerasan.Buah mangga menjadi simbol berakhirnya Revolusi Kebudayaan," tambah Murck.

Zhang Kui, salah satu pekerja yang menduduki Qinghua mengatakan, kedatangan mangga ke tempat kerjanya memicu debat yang sengit.

"Perwakilan militer datang ke pabrik kami, dua tangannya yang terangkat masing-masing membawa sebuah mangga. Kami mendiskusikan apa yang harus dilakukan terhadap buah itu, apakah memotongnya untuk dibagikan dan dimakan atau diawetkan," kata dia.


Mao Zedong menghadiahkan 40 mangga pada para buruh. Buah itu lalu dianggap suci (chineseposters.net)

Pada akhirnya, pilihan yang kedualah yang dipilih. Mangga tersebut dibawa ke sebuah rumah sakit untuk diawetkan dengan formalin. Dijadikan spesimen.

Kemudian, mereka membuat tiruan mangga yang di puja tersebut dari lilin wax yang kemudian ditaruh dalam wadah kaca untuk dibagikan pada para pekerja.

Lalu, dikemanakan buah aslinya?

"Buah yang asli dibawa perwakilan pekerja dalam sebuah prosesi diiringi tabuhan drum. Orang-orang mengular di sepanjang jalan, dari pabrik menuju bandara," kata Wang Xiaoping, pekerja Beijing Nomer Satu Machine Tool Plant.

Para pekerja sampai menyewa pesawat untuk membawa mangga sebutir itu ke pabrik mereka lainnya di Shanghai.

Oke,, bro n sest itulah seklumit cerita yang mengagumkan tentang buah mangga yang dipuja karena sebelumnya para buruh belum pernah melihat buah kekeuningan bagaikan emas tersebut.. Baca juga artikel unik lainnya 5 fakta tentang cinta yang wajib kamu ketahui




Artikel Terkait

Kisah Nyata yang Unik, Buah Mangga yang Suci dan di Puja-Puja
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email