Saturday, 12 August 2017

Curhatan hati seorang wanita untuk menunda pernikahan

Seharian ini ketemu 2 orang yang bilang gini :
" Udahlah mbak gak usah banyak milih-milih, mau kapan lagi nikahnya ? Keburu tua, keburu gak laku "
Emhhh... mari sy terangkan tentang perihal memilih versi saya

1. Menikah bagi saya bukan perkara untuk sehari dua hari, tapi untuk seumur hidup untuk selamanya, jadi pertimbangannya adalah saya harus tau dong manusia seperti apa yg akan saya ajak untuk hidup sama saya, tidak ada 2 orang manusia yang benar2 cocok sehingga gak perlu ngoyo untuk nyari yg cocok, Tapi Tuhan itu selalu punya jalan untuk mempertemukan yang cocok yang kemudian di bilang jodoh, Jalannya ada banyak, unik, tidak terduga, dan karenanya kita selalu disarankan untuk mencari karena Allah tidak dengan mudahnya memasang stempel di jidat para pria dengan tulisan " JODOH NYA WINDA " ketika ketemu dengan seorang pria, diajak kenalan, dan serangkaian proses yg dijalani saya yakin Allah selalu membantu dengan berbagai cara, apabila dalam perjalanan proses di rasa cocok maka Allah semakin membukakan Jalan untuk kami bertemu waktu agung yang dinamakan pernikahan, dan seperti itulah Allah mempertemukan saya dengan Jodoh saya. Untuk itu makanyanya selalu ada saran untuk selalu berusaha memantaskan diri, karena Allah sendiri selalu membantu mencarikan jalan untuk ketemu dengan jodoh kita, masa kita mau diem aja pasrah dengan keadaan lalu berpikiran udah lahh yang ada di terima aja.

alasan menunda pernikahan

2. Kenaapa harus memilih ?? Kadang saya mau beli wortel di pasar aja pakai acara memilih, padahal untuk sekali makan, masa saya harus buta mata memilih imam dalam hidup saya, itu sih namanya saya gak menghargai hidup saya dan hidup calon imam saya.

3. Seperti yang pernah di tulis oleh teman saya tentang hakikat pernikahan cc Arum Melati saya terharu dan saya pun harus belajar lebih baik lagi mempersiapkan diri untuk ke arah tersebut, mempersiapkan sebaik-baiknya, baik diri saya sendiri dan calon saya.

4. Katanya Jodoh itu rahasia Allah, Allah menciptakan manusia berpasangan, termasuk pasangan menikah, semuanya sudah Allah siapkan. Tinggal bagaimana saya melaluinya untuk bertemu dengan pasangan saya, saya pasti akan menikah sesuai dengan janji Allah kepada saya, sesuai dengan pasangan yang di janjikan Allah yang saya perjuangakan untuk bertemu dengannya, jadi semisal Allah belum merasa saatnya untuk ketemu dengan janji saya, haruskah saya bilang ke Allah " Ya Allah udahlahh saya nikah sama yng ada aja deh, lama deh nunggu yang beneran, kasian tetangga saya pada nanyain mulu, udah pada kepengen nyumbang di nikahan saya, udah pada pengen foto2 di pelaminan saya"

5. Jadi bagi saya biarpun saya dibilang udah berumur, udha tua, dll bagi saya, saya tetap perlu mempersiapakan segala dengan Baik, niat yang baik, dan semoga dipertemukan dengan yang Baik

6. Untuk yang nanya kapan nikah dll, minta tolong mulai dari sekarang jaga kesehatan ya, jaga
makanannya saya ingin nnti mbak / mas sekalian dtang di nikahann saya, saya ingin merayakannya bersama kalian semua yang sudah care dan mendoakan saya, jangan sakit atau apapun harus sehat semuanya.

Mohon maaf apabila saya belum bisa ngirim undangannya sekarang tapi kalau ada pak pos/mas gojek/grab/jasa ekspedisi. dll datang nganter undangan saya mohon di terima ya

Terima kasih

source: winda



Artikel Terkait

Curhatan hati seorang wanita untuk menunda pernikahan
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email